Sawitri, maestro topeng cirebon| Nyi Suharni Sabdowati, dalang wanita duplikat nartasabda| Ni Nyoman tjandri, Sosok seniwati Bali| Titim Fatimah, sinden ternama di Jawa Barat| Seni tari 'Archaic' dari desa Bulutana-Malino: Mak Cida di Tengah penyimpangan prinsip Pakarena| Power, gender, dan musik pada masyarakat Batak Toba: opera Batak sebagai wadah ekspresi perempuan| Ully Hary Rusady: memaduk…
Peddug: seni pertunjukan dalam upacara Rokat Pandhaba di Madura| Gandrung di Lombok Barat(sebuah ekspresi simbolis komunitas sasak)| Srimpi lima di desa Ngadireso(Sebuah studi kasus tunggal adanya pertunjukan srimpi yang tidak dilahirkan di dalam keraton)| Menegakkan benang basah? pewarisan tari topeng di Desa Astana Langgar, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon| Di balik pentas wayang wong mata…
Indonesian court dance, a purportedly pure and untouched tradition, is famed through out the world for its sublime calm and stillness. Yet this unyieldingly peaceful surface conceals a history of political repression and mass killing. In The dance that makes you vanish, an examination of the relationship between female dancers and the Indonesia state since 1965, Rachmi Diyah Larasati describes …